h1

Sekolah Dilarang Jual Buku Pelajaran

06/25/2008

Sebentar lagi tahun ajaran sekolah dimulai, dari tahun-ketahun selalu dan selalu terjadi praktik jual beli buku pelajaran dan pungutan liar lainnya. Apalag yang namanya jual-beli bangku sudah bukan menjadi rahasia lagi. Bahkan akan yang benari mebayar mahal asalkan anak kesayangannya dapat masuk ke sekolah yang telah diidam-idamkan oleh kedua orang tuanya.

Semua buku pelajaran untuk SD dan SMP sudah disediakan oleh pemerintah melalui dana biaya operasional sekolah (BOS),” kata Kepala Sub Dinas Standarisasi dan Pengembangan Pendidikan Dinas Pendidikan Dasar DKI Jakarta Kamaluddin usai dialog tentang Peluang, Hambatan, dan Tantangan Kelangsungan Pendidikan di Jakarta. Seperti di beritakan di kompas.

Bahkan Menurut Kamaluddin, sekolah dilarang menjual buku pelajaran karena Menteri Pendidikan Nasional sudah membeli 49 judul buku untuk murid kelas satu sampai enam SD dan kelas satu sampai tiga SMP. Buku-buku pelajaran tersebut akan digunakan selama lima tahun. Dalam kurun waktu itu, buku-buku tersebut tidak akan diganti.

“Karena buku-buku sudah disediakan pemerintah, sekolah meminjamkan kepada para siswanya secara gratis, tanpa ada biaya apapun termasuk tidak ada biaya untuk perawatan”

Tidak hanya buku, Dinas Pendidikan Dasar DKI juga melarang pihak sekolah baik SD dan SMP negeri menjual pakaian seragam kepada para siswanya. “Pihak sekolah tidak boleh menjual seragam. Orangtua bebas memilih mau membeli seragam di mana saja,” tegas Kamaluddin.

Namun Tetap saja praktik di lapangan siswa dan sekolah dijadikan ajang bisnis dengan dalih komite sekolah dan rapat pengurus.

Semoga Tahun ini sekolah tidak lagi dijadikan ajang binis dan mencari keuntungan pribadi. Mengambil kesempatan dalam kesempitan.

5 komentar

  1. hmmmm moga aja dalam penerapannya seperti itu,,,, g’ ada beli ini itu lagi,,,,,,,


  2. Karna buku-buku tersebut sdh disediakan pemerintah, “sekolah meminjamkan kepada para siswanya secara gratis”, tanpa ada biaya apapun termasuk tidak ada biaya untuk perawatan….

    **** Semua Ditanggung Oleh Pemerintah dengan alikasi dana anggaran pendidikan..


  3. betul…buku disediakan,dipinjamkan gratis,tapi saat sekolah itupun terbatas,intinya tetap ortu membeli buku pelajaran …..oh ya…anak teh Riva udah sekolah blm?


  4. Anak Saya Sudah Sekolah dan Sekarang Kelas 5 SD.. He..he.. Dah Besar. Cewek cepat dewasa daripada laki2. Cos.. Hidup Cewek *wanita.. 😀


  5. kalo ortu siswa mampu membeli , memang lebih bagus punya buku selain yang diberikan pemerintah. biar banyak referensi.

    sekolah anakku di bekasi , dah 2 minggu ga ada buku jadi berasa ga ada pedoman…

    sy kira buku cetak tetap dibutuhkan…. ebook? masih berat untuk yang di daerah.



Tulis Balasan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: