h1

Makan Indomie|Bahaya..?

08/26/2007

mie-indomie-cianjur.jpgMakan adalah suatu kebutuhan.  Begitu juga Minum dan tidur (disamping Olah raga)  Masing-masing harus menempati posisi dan porsi yang seimbang.

Makanan Banyak Macamnya, tapi yang mau saya bicarkan disini adalah makanan ringan INDOMIE. Indomie Goreng. Hapir setiap orang saya rasa suka dengan apa yang namanya MIE. Baik Mie Goreng maupun Mie Rebus.  Apalagi seperti saya yang tinggal jauh dari keluarga. Hidup sendirian di rantau. Mie / Indomia merupakan makanan pokok.

Cara Memasaknyapun mudah. Tinggal di godog dan seduh, jadi dan siap saji. Bisa sedikit mengenyangkan.!

Tapi Tahukah! ternyata Mie atau Indomie ternyata mengandung Bahan dari Pastik.

Ini saya forward karena saya anggap penting…..
Informasi dari seorang dokter:
Keluarga kami berhenti mengkonsumsi mie instan sejak lebih dari 5 tahun yang lalu setelah mengetahui tentang adanya BAHAN PLASTIK yg terdapat dalam mie instan tersebut.?

Berikut pengakuan Dr. Suyadi dari RSCM, Jakarta :
Awalnya, keluarga kami adalah keluarga penggemar mie, apalagi kebetulankami suami-istri bekerja. Karena sibuk maka mie instant menjadi pilihan utama makanan kami sekeluarga.

Namun sejak kami menemukan bahan PLASTIK dalam mie instan tersebut, kami langsung berhenti mengkonsumsinya. Penelitian laboratorium Fakultas Kedokteran Univ. Indonesia membuktikan bahwa 100%, atau seluruh sample mie instan yang beredar di pasaran MENGANDUNG BAHAN PLASTIK yang tentunya sangat berbahaya bagi pencernaan.

Dr. Hasan Budiman, kepala laboratorium Fakultas Kedokteran UI menyatakan, bahwa dalam seluruh sampel yang diambilnya di pasar swalayan, toko-toko, dan warung di wilayah DKI dan sekitarnya ditemukanbahan plastik yang tidak mungkin bisa dicerna dalam sistem pencernaan kita. Luas diketahui bahwa plastik adalah bahan yang tidak mungkin teruraisecara alamiah, dan merupakan bahan yang sangat
berbahaya untuk dikonsumsi. Yang mengejutkan, bahan-bahan plastik tersebut
tidak jauh berbeda dengan bahan plastik PEMBUAT ALAT KEPERLUAN RUMAH TANGGA!!!
Karena sifatnya yang tidak bisa diurai, maka plastik yang telanjur dikonsumsi akan menetap dalam tubuh kita dan ciri-cirinya dapat diketahui secara langsung.

Duh.. saya jadi ngeri juga nih.. Tapi ini sudah merupakan santapan saya sehari-hari. barusan saya tulis ini sambil makan Indomie Goreng kesukaan saya, karena memang sudah menjadi menu sehari-hari saya.

8 komentar

  1. Ach Yang benerrrrrrr…=))
    enakan makan nasi padang yach 😀


  2. Di Lampung Harga Mie gimana Nan..? Sekarang sudah Makan Indomie Goreng Berapa..! Di Kita gak makan Mie Lagi, Diganti sama Ubi Rebus…!


  3. thx atas infonya 😀


  4. Kembali Ke SINGKONG dan JAGUNG


  5. wah berita bagus….
    soalnya yang saya tahu mie instan itu berbahaya kalo direbus bareng bungkus plastiknya… soalnya banyak tuh yang penjual-penjual sekolah yang “ga mau ribet” bikin takaran, jadinya dia rebus mie instantnya ama bungkusnya sekalian…


  6. wah menarik juga infonya ini, tapi ada temen saya yg mengatakan makan mie tdk apa2 dengan jalan saat direbus pertama kali bumbu jgn dimasukan kemudian air dibuang.setelah itu baru dimasak ulang. Untuk bahan plastik yg terdapat dalam mie tentu sangat membahayakan kepada nara sumber apa bener hal ini terjadi? Kalu bener kenapa bisa lolos dari BPOM yah. Ada pengalaman saya di Qatar apabila ditemukan hal-hal demikian produsen atau pabrik pembuat lansung di tutup saat itu juga karena peraturannya jelas sekali.
    semoga bermanfaat..


  7. Wah nggak tau ya bahan plastik itu apa nama senyawa kimianya…………tolong info


  8. Kalo dr link yg Anda(admin) berikan, saya rasa Anda memotong kutipan yg saya SEHARUSNYA tetap ditampilkan

    Dalam beberapa kasus, wajah para penderita yang terlalu banyak mengkonsumsi Mie Instan yang mengandung plastik dilaporkan makin mirip dengan ember,walaupun juga ada yang mirip gayung bahkan sudah sering kita dengar seseorang menanggapi pertanyaan dari temannya dgn kata “emmberrr…?”
    Jumlah plastik yang ditemukan dalam mie instan tersebut sangat beragam, mulai dari 2 sampai 5 plastik per kemasan. Namun umumnya, plastik-plastik tersebut ditemukan dalam ukuran relatif kecil, dilengkapi dengan
    tulisan di atasnya, misalnya; Bumbu?, Saus Cabe ?, MinyakSayur? dan sebagainya
    Hehehehe……..serius bener sih……..

    Salam..



Tulis Balasan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: