h1

Produksi Padi di Cianjur Terancam Kekeringan

01/12/2007

Kabupaten Cianjur| Ribuan petani di Kabupaten Cianjur Jawa Barat mengeluh. Pasalnya musim tanam (tandur) yang seharusnya berbarengan dengan musim penghujan  tidak tepat waktu. Bahkan lahan mereka mengalami kekeringan hingga mengakibatkan puso.

Ribuan petani di Kabupaten Cianjur Jawa Barat mengeluh. Pasalnya musim tanam (tandur) yang seharusnya berbarengan dengan musim penghujan  tidak tepat waktu. Bahkan lahan mereka mengalami kekeringan hingga mengakibatkan puso.

“Kita hanya bisa prihatin, ini barangkali cobaan bagi para petani, karena seharusnya sekarang ini musim hujan tapi nyatanya alam berkata lain”, kata H Abdul Rojak (41), petani asal Cilaku Cianjur Jumat, (12/1/2007). Padahal ia sudah mempersiapkan seluruh keperluan dan biaya tanam di atas lahan miliknya seluas 2 hektar, sehingga ia mengaku tak bisa menanam padi pada awal tahun ini.

Hal yang sama dialami ribuan petani lainnya di sejumlah kecamatan termasuk di wilayah Cianjur, Warungkondang , Ciranjang, dan Bojongpicung  yang memiliki irigasi yang lebih baik. Para petani di daerah itu terpaksa menunda rencana tandur karena tiba-tiba musim penghujan berhenti dan dalam dua pekan terakhir.

Yayi Suhyari (50) salah seorang Ketua Mitra Cai di kecamatan Campaka bahkan terpaksa menjual kembali benih padi kepada para petani lain yang memiliki sawah sedikit subur. Bahkan ada di antara anggotanya yang terpaksa menggiling benih padi untuk dikonsumsi.

“Kejadian ini di luar perkiraaan, tiba-tiba saja hujan terhenti tersapu angin. Kita hanya berharap Tuhan memberikan berkahnya kepada kita agar hujan segera datang sesuai dengan prakiraan dan jadwal musim,” kata Yayi.

Kepala Sub Dinas (Kasubdin) Rehabilitasi Lahan dan Perlindungan Tanaman, Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, Doddy Armado, kepada Wartawan memperkirakan jumlah lahan puso akibat kekeringan itu mencapai lebih dari 2.000 hektar.

Menurutnya, lokasi kekeringan yang terparah terjadi di lima kecamatan wilayah utara. “Daerah kekeringan merupakan sentra produksi sawah di Kabupaten Cianjur,” imbuh dia.

Lokasi kekeringan yaitu masing-masing, kecamatan Ciranjang, Karangtengah, Bojongpicung, Sukaluyu, dan Mande. (rhs OKEZONE)

Tulis Balasan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: