h1

Tahukah Apa Itu Hepatitis?

06/17/2007

HEPATITIS
Istilah “Hepatitis” dipakai untuk semua jenis peradangan pada hati (liver). Penyebabnya dapat berbagai macam, mulai dari virus sampai dengan obat-obatan, termasuk obat tradisional. Virus hepatitis juga ada beberapa jenis, hepatitis A, hepatitis B, C, D, E, F dan G. Manifestasi penyakit hepatitis akibat virus bisa akut ( hepatitis A ) dapat pula hepatitis kronik ( hepatitis B,C ) dan adapula yang kemudian menjadi kanker hati ( hepatitis B dan C ).

Hepatitis A
Seringkali infeksi hepatitis A pada anak-anak tidak menimbulkan gejala, sedangkan pada orang dewasa menyebabkan gejala mirip flu, rasa lelah, demam, diare, mual, nyeri perut, mata kuning dan hilangnya nafsu makan. Gejala hilang sama sekali setelah 6-12 minggu. Orang yang terinfeksi hepatitis A akan kebal terhadap penyakit tersebut. Berbeda dengan hepatitis B dan C, infeksi hepatitis A tidak berlanjut ke hepatitis kronik.
Masa inkubasi 30 hari.Penularan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi feces pasien, misalnya makan buah-buahan, sayur yang tidak dimasak atau makan kerang yang setengah matang. Minum dengan es batu yang prosesnya terkontaminasi.
Saat ini sudah ada vaksin hepatitis A, memberikan kekebalan selama 4 minggu setelah suntikan pertama, untuk kekebalan yang panjang diperlukan suntikan vaksin beberapa kali. Pecandu narkotika dan hubungan seks anal, termasuk homoseks merupakan risiko tinggi tertular hepatitis A.

Hepatitis B
Gejala mirip hepatitis A, mirip flu, yaitu hilangnya nafsu makan, mual, muntah, rasa lelah, mata kuning dan muntah serta demam. Penularan dapat melalui jarum suntik atau pisau yang terkontaminasi, transfusi darah dan gigitan manusia.
Pengobatan dengan interferon alfa-2b dan lamivudine, serta imunoglobulin yang mengandung antibodi terhadap hepatitis-B yang diberikan 14 hari setelah paparan.
Vaksin hepatitis B yang aman dan efektif sudah tersedia sejak beberapa tahun yang lalu. Yang merupakan risiko tertular hepatitis B adalah pecandu narkotika, orang yang mempunyai banyak pasangan seksual.
Mengenai hepatitis C akan kita bahas pada kesempatan lain.

Hepatitis D
Hepatitis D Virus ( HDV ) atau virus delta adalah virus yang unik, yang tidak lengkap dan untuk replikasi memerlukan keberadaan virus hepatitis B. Penularan melalui hubungan seksual, jarum suntik dan transfusi darah. Gejala penyakit hepatitis D bervariasi, dapat muncul sebagai gejala yang ringan (ko-infeksi) atau amat progresif.

Hepatitis E
Gejala mirip hepatitis A, demam pegel linu, lelah, hilang nafsu makan dan sakit perut. Penyakit yang akan sembuh sendiri ( self-limited ), keculai bila terjadi pada kehamilan, khususnya trimester ketiga, dapat mematikan. Penularan melalui air yang terkontaminasi feces.

Hepatitis F
Baru ada sedikit kasus yang dilaporkan. Saat ini para pakar belum sepakat hepatitis F merupakan penyakit hepatitis yang terpisah.

Hepatitis G
Gejala serupa hepatitis C, seringkali infeksi bersamaan dengan hepatitis B dan/atau C. Tidak menyebabkan hepatitis fulminan ataupun hepatitis kronik. Penularan melalui transfusi darah jarum suntik. Semoga pengetahuan ini bisa berguna bagi Anda dan dapat Anda teruskan kepada saudara ataupun teman Anda.

Mencegah Kanker Hati
KANKER hati merupakan kanker yang sering dijumpai di Indonesia. Kanker ini dihubungkan dengan infeksi Hepatitis B atau Hepatitis C. Artinya pada umumnya penderita kanker hati pernah terinfeksi Hepatitis B atau C.
Penyakit Hepatitis B dan Hepatitis C sering dialami penduduk Indonesia. Kedua penyakit ini ditularkan melalui cairan tubuh. Virus Hepatitis B dan Hepatitis C dapat ditularkan melalui hubungan seksual, jarum suntik, dan transfusi darah.
Pada umumnya dewasa ini di negeri kita transfusi darah sudah aman, darah yang akan diberikan diskrining Hepatitis B, Hepatitis C, dan HIV. Dengan demikian kemungkinan penularan Hepatitis dan HIV melalui transfusi darah sudah menjadi kecil. Gejala penyakit Hepatitis, virus biasanya dimulai dengan demam, pegal otot, mual, mata menjadi kuning, dan air seni berwarna kemerahan seperti air teh. Namun, tidak semua orang mengalami gejala seperti itu.

Gejala Hepatitis C biasanya lebih ringan dibandingkan dengan Hepatitis A atau B. Setelah terserang Hepatitis A pada umumnya penderita sembuh secara sempurna, tidak ada yang menjadi kronik. Hepatitis B juga sebagian besar akan sembuh dengan baik dan hanya sekitar 5-10 persen yang akan menjadi kronik. Bila hepatitis B menjadi kronik maka sebagian penderita hepatitis B kronik ini akan menjadi sirosis hati dan kanker hati.
Pada Hepatitis C penderita yang menjadi kronik jauh lebih banyak. Sebagian penderita Hepatitis C kronik akan menjadi sirosis hati dan kanker hati. Hanya sebagian kecil saja penderita Hepatitis B yang berkembang menjadi kanker hati. Begitu pula pada penderita Hepatitis C hanya sebagian yang menjadi kanker hati. Biasanya diperlukan waktu 17 sampai dengan 20 tahun seorang yang menderita Hepatitis C untuk berkembang menjadi sirosis hati atau kanker hati.

Sekarang memang ada obat baru untuk Hepatitis B yang disebut lamivudin. Obat ini berupa tablet yang dimakan sekali sehari. Sedangkan jika diperlukan pengobatan untuk Hepatitis C tersedia obat Interferon (suntikan) dan Ribavirin (kapsul). Namun penggunaan obat-obat tersebut memerlukan pengawasan dokter.
Hasil pemeriksaan darah yang menunjukkan anti HBs positif berarti Anda pernah terinfeksi virus Hepatitis B, namun virus tersebut sudah tidak ada lagi dalam darah Anda (HbsAg negatif). Itu bahkan menunjukkan bahwa Anda sekarang sudah mempunyai kekebalan terhadap Hepatitis B (anti HBs positif). Karena itu selama kadar antibodi anti HBs Anda tinggi, maka Anda tak perlu lagi divaksinasi. Imunisasi Hepatitis B dapat dimulai sejak bayi.

Inti HCV negatif artinya Anda belum pernah terinfeksi Hepatitis C. Sampai sekarang ini belum ada vaksin untuk Hepatitis C sehingga Anda dianjurkan agar berhati-hati sehingga tidak tertular Hepatitis C. Jadi hindari kontak dengan cairan tubuh orang lain. Salah satu cara yang efektif untuk menurunkan kekerapan kanker hati adalah dengan imunisasi Hepatitis B. Ini telah dibuktikan di banyak negara. Ternyata, negara-negara yang mempunyai program imunisasi Hepatitis B yang baik kekerapan kanker hati menurun dengan nyata. Mudah-mudahan masyarakat kitapun peduli terhadap imunisasi Hepatitis B ini.

12 komentar

  1. Assalam…

    Buat master/ pemilik blog ini… hI salam kenal….!!!
    Articlex sangat menarik sekaligus menakutkan….hehe.., soalnya saya waktu di Skul kira2 6 thn yang lalu krn terlalu workaholic dan gizinggak terjaga serta cara makan yang nggak benar (alasan dari dkter)…menyebabkan saya pernah mengidap hepatitis C, sempat di rawat di RS selama 2 minggu, namun alhamdulillah bisa sembuh, karena selain rajin minum obat2 dri dokter sy jg mengkonsumsi berbagai obat2 alternative….. berbagai chek medis yang saya lewati menegaskan bahwa saya sudah sembuh total, termasuk virus tersebut sdh nggak ada lg di dalam tubuh saya…..
    pertanyaan saya, moga2 bisa and mau dijawab….masih mungkinkah penyakit trsbt untuk balik kembali, juga mengenai “bom waktu tsbt” how to avoid it????

    Tq

    Budhy


  2. Hi Budhzy, aku emang sedang mencari artikel tentang Hepatitis, ur article is very helpful, tapi sedikit saran nih, kalo bisa sekalian dosis obatnya donk biar ga usah nyari2 di MIMS hehe. oya, tahu ga sih, kalo orang kena hep A trus udah ga panas lagi apa udah bisa divaksin? apa harus cek HAV dulu? aku beneran jarang bgt denger ada rujukan untuk pemberian vaksin Hep A…thx for the info


  3. Hi aku emang sedang mencari artikel tentang Hepatitis, ur article is very helpful, tapi sedikit saran nih, kalo bisa sekalian dosis obatnya donk biar ga usah nyari2 di MIMS hehe. oya, tahu ga sih, kalo orang kena hep A trus udah ga panas lagi apa udah bisa divaksin? apa harus cek HAV dulu? aku beneran jarang bgt denger ada rujukan untuk pemberian vaksin Hep A…thx for the info


  4. this articles is helpful


  5. aSsalamu’alaikum
    aku memang sedang mencari artikel tentang hepatits, terutama hepatitis b.
    Apa penyakit hepatitis nB masih bisa di sembuhkan?
    Bagaimana cara pencegahan agar tidak sering kambuh…?
    Terimakasih atas bantuannya
    Wassalam…


    • met kenal mbak ….

      maap mbak aq pengin tahu jawaban seperti keluhan mbak.. (butuh n butuh banget infonya) .. bsa d sembuhkan nggak… tolong bagi2 info .. q tunngu ….TQ


  6. saya baru 40 tahun.mempunyai gejala muntah darah tiba2..apa itu salah satu hepatitis?….rasanya umurku gak lama lagi. bagaimana pengobatannya


  7. mksh atas articel yg anda expose skrng Q jd twu bnyk dan Q bsa mengantisipasi agar tdk trserang hepatitis,,,,,,,,,yg kna hepatitis smoga cpet smbuh yaaaaaaaaaa,,,,,,,,,,,amiiiiiiiin,,,,,,,,


  8. ada obat pereda efek ga klo abis divaksin hep A? gejalanya lumayan, ada mual, kulit kekuningan, urine gelap


  9. kebetulan istri saya mengalami penyakit ini sudah 8 hari dan ciri2nya sama dan sekarang dirawat di rumah sakit, jenis Hepatitis A, sy mau tanya bagaimana perawatannya paskah kepulangan dari rumah sakit, terima kasih ya!


  10. Saya sangat membtuhkan info mengenai pengobatan Hepatitis, pacar saya mengidap penyakit ini, tolong bantu saya. . . !
    Jika tidak keberatan, Silahkan hubungi saya di email & facebook:
    sunny.aziz53@yahoo.com
    atau di no tlp saya:
    083817368249

    saya sangat membutuhkannya. . . !


  11. waaaah..makasih banget..kita jadi tau banyak semoga bermampaat buat sapa aja yang bacanya..



Tulis Balasan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 273 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: